Home

Surat hari ke-1 : Suamiku

January 17, 2011

“Aku ingin mencintaimu, dengan candaku yang kadang basi.. Kuingin, ku hanya ingin mencintaimu..”

Penggalan kalimat diatas diambil dari sebuah pesan singkat ke hp ku 3 tahun yang lalu..
Masih ingat kah kamu?
Aku ingat.. Selalu ingat..
Karena saat itu merupakan saat yang paling tidak terlupakan dalam sejarah perjalanan hidup kita berdua.
Saat itu, ada tawa geli, ada rasa haru, ada rasa bahagia, dan banyak rasa2 aneh lainnya..
Kalimat2 yang bahkan penulisnya pun tidak menyangka dapat membuat kalimat seperti itu..
Kamu..
Ya itu kamu penulisnya..

Kamu yang sejak saat itu selalu mendampingi..
Kamu yang setahun setelah itu berdiri di pelaminan bersamaku..
Kamu yang dua bulan terakhir ini memelukku di saat aku menangisi ketiadaan putra pertamaku..
Kamu..
Ya itu kamu..

Kamu yang selalu menjadi tempatku bertanya..
Kamu yang selalu menjadi tumpuan di saat dunia terasa goyah..
Kamu yang menghadirkan senyum setelah air mata..
Kamu..
Ya itu kamu..

Kamu yang kehadirannya selalu kurasakan menerangi hariku..
Kamu yang kuharapkan untuk kulihat saat terbangun dari lelapku..
Kamu yang kuinginkan menemani di saat raga ini mulai renta..
Kamu..
Ya kuharap itu selalu kamu..

Suamiku..

#30harimenulissuratcinta

◄ Posted with WordPress for SogratBerry ►

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: